Berita Terkini

KPU Kota Semarang Hadiri Operasi Terpadu Penertiban APK Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri kegiatan operasi terpadu penertiban alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang, Rabu (13/12). Acara tersebut dihadiri juga oleh Kapolrestabes Semarang, Kodim 0733 Semarang, Bawaslu Kota Semarang, Dishub Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Semarang, Dinas Tata Ruang Kota Semarang, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Semarang. Kegiatan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan untuk menertibkan Alat Peraga kampanye. Anggota Bawaslu Kota Semarang, Dwijaya Samudra Suryaman menerangkan bahwa penertiban APK Pemilu 2024 dilakukan sesuai dengan SK Nomor 626 tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye. "Sesuai dengan SK Nomor 626 Tentang Lokasi Pemasangan Alat Peraga kampanye, apabila tidak sesuai dengan hal tersebut maka wajib kita tertibkan. Jadi kali ini tidak hanya alat peraga kampanye yang berisi calon legislatif saja, tetapi juga alat peraga kampanye capres dan cawapres kita tertibkan," Ujar Jaya. Kegiatan penertiban APK dibagi menjadi 4 tim yang tersebar di semua Kecamatan se Kota Semarang, untuk masing-masing tim berjumlah 18 personil. Pada penertiban kali inipun masih saja ditemukan beberapa baliho atau spanduk yang tidak sesuai dengan SK Nomor 626, untuk kemudian APK tersebut ditertibkan dengan melepasnya. (awh/ed. foto: awh/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Sosialisasikan Pemilu 2024 di CFD Jalan Pahlawan

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan sosialisasi Pemilu 2024 di area Car Free Day (CFD) Jalan Pahlawan Kota Semarang, Minggu (10/12). Kegiatan yang berlangsung pada pukul 06.30 WIB tersebut sukses menarik perhatian warga Kota Semarang yang berhari Minggu di area CFD Jalan Pahlawan. Kegiatan sosialisasi itu merupakan upaya KPU Kota Semarang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses Pemilu 2024, Rabu 14 Februari 2024 mendatang.  Dengan suasana yang santai dan penuh kegembiraan, kegiatan sosialsasi tersebut dapat menarik partisipasi warga Kota Semarang. Salah satu daya tarik dalam acara tersebut adalah penampilan live music dari The Sidekick Band, grup musik lokal yang berhasil menghibur pengunjung CFD lewat lagu-lagu pop populer serta lagu bertema dangdut modern.  Musik dangdut modern terbukti masih menjadi cara yang cukup ampuh dalam mendatangkan keramain, banyak pengunjung CFD menghampiri kegiatan KPU Kota Semarang untuk berjoget, bernyanyi bersama. Ada pula para pengunjung yang mengeluarkan HP untuk merekam kegiatan sosialisasi KPU. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pengunjung CFD dalam kuis interaktif yang berisi berbagai pertanyaan seputar pemilihan umum dan games-games lain yang menarik. Pada kegiatan tersebut KPU Kota Semarang juga membuka desk pelayanan pindah memilih dan desk Pemilu 2024. (rap/ed. Foto: e1/awh/if/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Gelar Nobar Film Kejarlah Janji di Unwahas

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan KPU goes to campus: Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk nonton bareng film garapan Garin Nugroho berjudul Kejarlah Janji, Rabu (6/12). Kegiatan yang dilaksanakan di aula Fakultas Kedokteran Unwahas, Jalan Raya Gunungpati tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, Sekretaris KPU Kota Semarang Tobirin, Wakil Rektor 3 Unwahas, Dr. Nur Cholid, M.Ag., M.Pd., serta para rektor Unwahas. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menjelaskan bahwa Unwahas menjadi universitas kedua di Kota Semarang yang menjadi lokasi penayangan film Kejarlah Janji. "Unwahas ini menjadi universitas kedua setelah Undip yang menayangkan film Kejarlah Janji, dan menjadi universitas swasta pertama. Kami memilih Unwahas karena memiliki keragaman yang luar biasa yang dirasa tepat untuk dilakukan sosialisasi mengenai demokrasi dan Pemilu 2024," kata Nanda. Nanda melanjutkan, untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat, KPU menggunakan metode yang bervariasi, salah satunya melalui film agar lebih mudah diterima oleh pemilih muda. "KPU membuat berbagai macam kegiatan untuk sosialisasi, nah salah satunya menggunakan film yang disesuaikan dengan pemilih muda generasi milenial dan generasi z," terangnya. Dengan merefleksikan realitas sosial dan demokrasi di masyarakat, Nanda berharap film Kerjalah Janji bisa memberikan pemahaman kepada para mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang. "Sutradara Garin Nugroho mampu ya merepresentasikan warga kita dengan penuh keragaman yang ada. Jadi kami berharap teman-teman bisa menerima hal-hal baik di film ini, silahkan disebarkan dan ditularkan agar kita memiliki kepedulian untuk berpartisipasi pada Pemilu 2024 dan datang ke TPS," kata Nanda. Pada kesempatan tersebut, Nanda juga meminta agar para mahasiswa mengecek status hak pilih masing-masing melalui cekdptonline.kpu.go.id. "Silahkan teman-teman cek melalui HP, masuk di browser dan ketik cekdptonline.kpu.go.id agar bisa tahu di mana teman-teman akan menggunakan hak pilih, di TPS mana," kata Nanda. (rap/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Rapat Koordinasi Pembentukan KPPS Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan rapat koordinasi pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu tahun 2024, Rabu (6/12). Kegiatan yang diselenggarakan di hotel MG Setos Semarang tersebut mengundang anggota PPK dan sekretaris PPK se-Kota Semarang, Bawaslu, dan Badan Kesbangpol Kota Semarang. Dalam sambutan yang diberikan, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menyampaikan kepada segenap anggota PPK untuk bersiap menghadapi tahapan seleksi KPPS yang akan dilakukan oleh PPS. "Bapak/Ibu semua kami harap sudah siap dalam menghadapi seleksi KPPS yang dalam proses seleksinya akan dilakukan oleh PPS," kata Nanda. Pada rapat koordinasi ini, KPU Kota Semarang mengundang dua narasumber yaitu Suyanto dan Heri Abriyanto yang masing-masing merupakan Anggota KPU Kota Semarang periode 2018-2023. Suyanto memaparkan materi tentang kode etik penyelenggara Pemilu dan permasalahan hukum badan adhoc menjelaskan bahwa sebagai badan penyelenggara Pemilu perlu berhati-hati dalam menjalankan tugasnya terutama menghindari intervensi dari pihak lain dalam pengambilan keputusan sebagai penyelenggara Pemilu. "Sebagai pernyelenggara pemilu, perlu berhati-hati dalam menjalankan tugasnya terutama menghindari intervensi dari pihak lain dalam pengambilan keputusan," jelas Suyanto. Sementara itu, narasumber kedua Heri Abriyanto menyampaikan materi tentang evaluasi Pemilu 2019 menuju Pemilu 2024 di Kota Semarang. Heri mengingatkan terhadap potensi tantangan atau kendala dalam proses Pemilu di Kota Semarang seperti besarnya jumlah TPS dan meledaknya pemilih DPTb (pindah memilih), dan pelaksanaan pemungutan suara di musim hujan. Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosparmas dan SDM, Novi Maria Ulfah dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa dalam proses seleksi dan rekrutmen KPPS untuk dilakukan sesegera mungkin setelah pendaftaran dibuka demi memastikan terpenuhinya kebetuhan KPPS di masing-masing TPS sebelum akan dilantik secara serentak pada bulan Januari 2024. "Kami harap, setelah pendafatarn dibuka, proses rekrutmen bisa dilakukan sedini mungkin, agar kebutuhan KPPS pada setiap TPS bisa cepat terpenuhi," kata Novi. (ana/ed. Foto: tito/KPU Kota Semarang)

Rakor Persiapan Bimtek Tungsura Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan, Perhitungan, dan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara (Tungsura) Pemilu Tahun 2024, Selasa (5/12). Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom, Anggota KPU Kota Semarang Agus Supriyono, Ahmad Zaini, M.Arif Agung Nugroho, dan Novi Maria Ulfah, serta didampingi oleh Sekretarias KPU Kota Semarang Tobirin. Dalam Sambutannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) menjelaskan bahwa rapat tersebut diadakan untuk memberi gambaran kepada PPK se-Kota Semarang, sebelum Bimtek yang akan diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. "Kami rasa harus ada kesiapan dari tingkat PPK, PPS dan KPPS yang dalam hal ini akan menjadi ujung tombak di TPS sebelum nanti KPU Provinsi akan memberikan bimtek kepada bapak/ibu semua yang rencananya akan dilaksanakan pada 11 November 2023 mendatang," kata Nanda. Nanda meminta PPK agar memahami materi yang disampaikan dan mencatat mengenai isu-isu yang krusial sehingga dapat meminimalisir risiko kesalahan yang mungkin akan terjadi dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. "Monggo kita cermati bersama, kita catat mekanisme-mekanisme penting agar pengolahan data dari tingkat KPPS hingga PPK menjadi akurat, dan meminimalisir kesalahan," ujar Nanda. Selanjutnya Anggota KPU Kota Semarang Divisi Teknis Penyelenggaraan, Agus Supriyono, menjelaskan kebijakan umum rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara. Agus menjabarkan kebijakan umum meliputi tugas dan pembagian tugas PPK, mekanisme rekapitulasi yang menggunakan alat bantu sirekap web dan bisa dilakukan secara panel. Selain itu Agus juga memaparkan peserta rapat rekapitulasi, perlengakapan/kebutuhan rekapitulasi, penyampaian hasil rekapitulasi, penyampaian salinan rekapitulasi secara hardcopy dan digital, pengumuman hasil rekapitulasi melalui Sirekap, dan penyelesian keberatan. Pada kesempatan tersebut, Kasubbag TPPPH Sekretariat KPU Kota Semarang, Yohanes B. Chrismayoga menyampaikan gambaran penggunaan formulir, yaitu form C hasil, C hasil salinan dan juga penggunaan aplikasi sirekap yang digunakan untuk membantu pengolahan data di TPS. (if/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Gelar Rakor DPTb Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) untuk Pemilu tahun 2024, Selasa (5/12). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula KPU Kota Semarang tersebut mengundang Ketua PPK se-Kota Semarang, Bawaslu Kota Semarang, Dir Tahti Polda Jateng dan Polrestabes, serta perwakilan rumah sakit se-Kota Semarang dan instansi terkait lainnya. Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU, Henry Casandra Gultom, Anggota KPU, Agus Supriyono, Ahmad Zaini dan M. Arif Agung Nugroho serta didampingi oleh Sekretaris KPU Kota Semarang, Tobirin. Dalam Pembukaannya, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) berharap, dengan adanya koordinasi serta konsolidasi antara KPU dengan pihak-pihak terkait, pelayanan pindah memilih dan helpdesk Pemilu 2024 bisa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. "Dengan adanya koordinasi dan konsolidasi antara KPU Kota Semarang dengan semua pihak terkait, diharapkan pemilih terlayani semua dengan baik," kata Nanda. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Ahmad Zaini menjelaskan mengenai mekanisme serta tata cara dalam pengajuan pindah memilih. Zaini meminta petugas KPU yang melayani masyarakat menerapkan mekanisme yang sama mengenai pengajuan pindah memilih serta pertanyaan-pertanyaan lain yang diajukan oleh warga masyarakat. Dengan pelayanan yang informatif, Zaini berharap hal itu bisa meningkatkan partisipasi serta memudahkan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024 mendatang. "Harapannya upaya yang kita lakukan ini memudahkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 14 Februari 2024 nanti," ujar Zaini. (rhd/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)