Berita Terkini

KPU Kota Semarang Hadiri FGD Kesiapan Polri di Masa Kampanye Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri Forum Group Discussion (FGD) dengan tema "Kesiapan Polri Dalam Menyambut Natal dan Tahun Baru di Masa Kampanye Pileg dan Pilpres 2024" yang diselenggarakan oleh Polrestabes Kota Semarang, Rabu (29/11). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang, Agus Supriyono. Dalam sambutannya, Polri menjelaskan perlunya membina persatuan bangsa. Dijelaskan juga bahwa seluruh pihak harus mewujudkan Pemilu 2024 sebagai sarana pemersatu bangsa. Pada masa kampanye, Polri akan melaksanakan Operasi Llin 2023 yang akan diselenggarakan selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 s.d 2 januari 2024.  Saat melakukan kegiatan tersebut, Polri mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Natal Tahun 2023 dan pengamanan Tahun Baru 2024. Harapannya masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan selamat. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Kegiatan P5 Sosialisasi Pemilu untuk Pemilih Pemula

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang digelar oleh SMK Mataram Kota Semarang dengan tema Sosialisasi Pemilu untuk Pemilih Pemula, Selasa (28/11). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dan siswi Kelas XII SMK Mataram Kota Semarang tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang M. A. Agung Nugroho. Sebelum memaparkan materi sosialisasi, Agung mengingatkan kepada siswa dan siswi kelas XII SMK Mataram yang terutama sudah berusia 17 tahun untuk bisa menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024. "Untuk kelas XII yang sudah berusia 17 tahun pasti sudah banyak, jangan lupa 14 Februari 2024, datang ke TPS silahkan gunakan hak pilihnya masing-masing, coblos sesuai hati nurani kalian, tanpa ada intervensi dari pihak-pihak manapun, jangan golput," kata Agung. Selanjutnya Agung menjelaskan kepada siswa-siswi SMK Mataram mengenai materi tentang demokrasi yang ada di Indonesia. "Sebelumnya mari kita pahami terlebih dahulu apa itu arti demokrasi, sebelum masuk ke ranah yang lebih luas. Demokrasi berasal dari kata Demos yang artinya rakyat dan Cratos yang artinya kekuasaan. Sehingga secara harfiah pengertian Demokrasi adalah kekuasaan di tangan rakyat,” kata Agung Dalam paparannya, Agung juga menjelaskan bahwa tujuan negara demokrasi adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. “Tujuan demokrasi adalah memberi kebebasan warga negara dalam berpendapat, memberi keamanan bersama, mendorong rakyat untuk aktif dalam politik dan pemerintahan, memungkinkan semua rakyat untuk terlibat dalam pemerintahan,” Kata Agung Agung menambahkan bahwa suatu negara yang sudah menjalankan sistem demokrasi akan memiliki ciri-ciri negara demokrasi. “Jadi kita bisa melihat apakah Indonesia disebut negara demokrasi, ciri-ciri negara demokrasi adalah adanya kemerdekaan, persamaan hukum, kebebasan dalam beragama, menyatakan pendapat, memperoleh pendidikan yang layak, individu, pers, berkelompok dan berorganisasi, pemerintahan di tangan rakyat, mayoritas suara terbanyak akan menjadi keputusan bersama dalam jalan musyawarah,” Kata Agung. Kemudian Agung juga menambahkan contoh demokrasi di Indonesia adalah Pemilu. Dilaksanakannya Pemilu adalah untuk memilih calon pemimpin di suatu negara yang menerapkan sistem demokrasi. “Tujuan pemilu adalah membentuk pemerintahan baru dan perwakilan rakyat yang benar benar bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurut UUD 1945, tujuan pemilu dilaksanakan untuk memilih; Presiden dan wakil presiden; Anggota DPR Anggota DPD; Gubernur dan wakil gubernur; Anggota DPRD provinsi; Bupati dan wakil bupati/walikota dan wakil walikota; dan Anggota DPRD kabupaten/kota,” kata Agung. (ina/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri FGD Sinergi Masyarakat Dukung Keamanan Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Sinergi Masyarakat Bersama Polri Dalam Mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Guna Mewujudkan Situasi Kamtibmas yang Kondusif dalam Pemilu 2024 yang Aman dan Damai di Wilayah Jawa Tengah", Senin (27/11). Hadir sebagai narasumber kegiatan tersebut, Anggota KPU Kota Semarang,  M. Arief Agung Nugroho. Penyampainan materi pertama disampaikan oleh perwakilan Polda Jateng, Kasubdit II Ekonomi Ditintelkam Polda Jateng AKBP Harun Hurdana, yang menyampaikan bahwa masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial. "Karena sekarang ini banyak sekali berita hoaks yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, harus dicek kebenarannya dan sumber dari berita tersebut," sebut Harun Harun juga menjelaskan peran penting Polri dalam menjaga ketertiban menjelang Pemilu 2024 dan sesudahnya. Sementara itu, Anggota KPU Kota Semarang, M. Arief Agung Nugroho menjelaskan bahwa Pemilu 2024 merupakan sarana Integrasi Bangsa.  Agung menjelaskan, saat ini KPU terus berkoordinasi dengan Pemkot Semarang dalam menentukan pemasangan lokasi alat peraga kampanye pada Pemilu 2024.  Agung juga menghimbau agar masyarakat tidak terlibat menolak politik uang, karena politik uang tidak akan sesuai untuk kinerja 5 tahun kedepan.  "Jadikan Pemilu kita sebagai demokrasi yang merakyat, agar menghindari hanya orang-orang yang punya uang yang bisa menjabat, dan akhirnya bisa korupsi," pesan Agung. Selanjutnya narasumber ketiga AKBP Yohanes Tri Wibowo menjabarkan potensi kerawanan Pemilu 2024 yaitu, rawan protes dari parpol yang tidak lolos, diikuti aksi demonstrasi (rawan kericuhan), rawan euforia dari masa pendukung selama proses pendaftaran maupun deklarasi, rawan penolakan gugatan, konflik internal & eksternal parpol, penanganan pelanggaran administrasi dan sengketa pemilu. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Sosialisasi P5 Suara Demokrasi tentang Persiapan Pemilih Pemula

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berikan sosialisasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Suara Demokrasi tentang Persiapan Pemilih Pemula di SLB Negeri Semarang, Senin (27/11). Bertempat di Gedung BP2KLK Semarang Ruang Dieng, KPU Kota Semarang hadir sebagai Narasumber Novi Maria Ulfah memberikan sosialisasi mengenai Suara Demokrasi kepada siswa siswi SLB SMP, dan SMA. Kepala Sekolah SLB Negeri Semarang Sri Sugiarti dalam sambutannya berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat kepada para pelajar SLB. "Semoga kegiatan hari ini bisa memberikan manfaat yang luar biasa untuk anak-anak sekalian, sehingga kedepannya dalam menyampaikan aspirasi suara hak kita bisa bermanfaat untuk bangsa dan negara," ujarnya. Dalam pemaparannya Novi menyampaikan peserta dalam Pemilu tahun 2024. "Peserta Pemilu Tahun 2024 ialah, Pasangan Calon (Presiden dan Wakil Presiden), Partai Politik (untuk Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota), dan Perseorangan (untuk calon Anggota DPD RI)," papar Novi. Novi juga menerangkan jumlah Partai Politik yang berpartisipasi dalam Pemilu 2024, serta berapa jumlah calon presiden dan wakil presiden beserta nomor calon di dalam surat suara.  "Yang perlu pendampingan dalam pencoblosan nanti, dari pihak KPPS akan ada pendampingan kepada yang membutuhkan. Pemilu kita memilih Presiden hanya 5 tahun sekali, jadi jangan sampai kita Golput," ujar Novi. Novipun berpesan kepada siswa siswi untuk menolak politik uang, karena menurutnya politik uang merupakan ujung pangkalnya dari korupsi. (awh/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang dan Pemkot Semarang Tandatangani BAST Hibah Pilwakot Semarang 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang melakukan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah untuk penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwakot) Tahun 2024, Senin (27/11). Penandatanganan yang dilakukan oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) dengan Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu tersebut disaksikan oleh Forkopimda Kota Semarang, perwakilan partai politik tingkat Kota Semarang, forkopimcam, PPK, Panwascam, dan media massa Kota Semarang. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Moch. Ihsan, Kompleks Balaikota Semarang tersebut dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan silaturahmi forkopimda bersama peserta Pemilu 2024 dengan tema Bergerak Bersama Menuju Pemilu Serentak Tahun 2024 yang Kondusif. Dalam sambutan yang disampaikannya, Ketua KPU Kota Semarang, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkot Semarang serta forkopimda Kota Semarang yang telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik selama masa tahapan Pemilu 2024. "Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemkot dan Forkompimda Kota Semarang, kami harapkan komunikasi kita semakin solid," ujar Nanda. Nanda berharap komunikasi dan kerjasama yang telah terjalin dapat semakin solid demi suksesnya penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024 "Tahapan Pemilu sudah mulai padat, besok mulai kampanye, dan dalam waktu dekat gudang logistik di Kota Semarang juga sudah mulai ada aktivitas, maka mohon support agar proses ini bisa berjalan lancar," sambungnya. Nanda juga memaparkan bahwa dalam waktu dekat, KPU Kota Semarang akan membuka rekrutmen petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Oleh sebab itu Nanda berharap peserta kegiatan yang hadir untuk dapat mengabarkan informasi tersebut agar semakin banyak warga Kota Semarang yang berintegritas bisa ikut dalam proses rekutmen itu. "Kami mohon bantuan dari semua pihak agar yang kami rekrut ini memiliki integritas yang baik agar pelaksanaan Pemilu aman dan damai yang kita inginkan ini bisa tercapai," kata Nanda.  Selain Ketua KPU Kota Semarang, Ketua Bawaslu dan Forkopimda Kota Semarang turut menyampaikan materi mengenai penyelenggaraan Pemilu damai dan aman untuk menjaga kondusifitas Kota Semarang. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Peran Mahasiswa Dalam Pelaksanaan Pemilu Berintegritas

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berikan sosialisasi mengenai peran mahasiswa dalam pelaksanaan Pemilu 2024 yang berintegritas saat Pelepasan dan Pembekalan Mahasiswa KKN Unnes angkatan ke 7, Sabtu (25/11). Bertempat di ruang Borobudur Gedung Prof. DR. Retno Sriningsih Satmoko LPPM Unnes lantai 3, hadir secara langsung Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gulton (Nanda).  Dalam paparan yang disampaikannya, Nanda mengatakan bahwa mahasiswa di era modern merupakan penggerak utama dalam proses penyebarluasan informasi kepada publik. "Peran mahasiswa saat ini sangat penting dalam Pemilu 2024, karena mahasiwa merupakan pengerak terbesar dalam Pemilu. Bahwa generasi z sekarang ini adalah pihak yang paling cepat dalam mendapatkan informasi," kata Nanda. Nanda menjelaskan, baik buruknya citra dan proses Pemilu 2024 saat ini tergantung dari pemahaman publik.  Hal tersebut disampaikan oleh ketua KPU karena banyaknya pemberitaan di media sosial yang menjadi viral meskipun belum terbukti keabsahannya. Oleh sebab itu, Nanda berharap mahasiswa menjadi salah satu pihak yang mampu memberikan pemahaman kepada publik mengenai bagaimana mengecek kebenaran informasi dan mengerem penyebarluasan berita-berita hoaks. "Tentu KPU melaksanakan tugas sesuai regulasi, tetapi kita dapat melihat bagaimana interaksi di media sosial saat ini. Nah peran aktif mahasiwa yang mempunyai ilmu dan intelektualitas tinggi ini penting untuk mengerem dalam menangkal berita atau potongan video yang belum terbukti benar. Kami berharap mahasiswa memiliki peran untuk menangkal penyebarluasan berita-berita hoaks," papar Nanda. Selain pemberian materi oleh Ketua KPU Kota Semarang, kegiatan tersebut juga diisi oleh perwakilan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah yang menyampaikan materi mengenai peran mahasiswa dalam Pemilu damai dan sehat. (tbr/ed. Foto: tbr/KPU Kota Semarang)