Berita Terkini

Sosialisasi Pemilu 2024 Melalui RRI Pro 2 FM

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri undangan untuk menjadi narasumber pada siaran RRI PRO 2 Semarang, Jumat (20/10) Hadir dalam siaran tersebut, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda). Adam dan Cinta sebagai penyiar RRI PRO 2 mengajukan beberapa pertanyaan seputar perkembangan tahapan Pemilu 2024 di Kota Semarang. Nanda menginformasikan bahwa tahapan berikutnya masih sedang mempersiapkan DCT (Daftar Calon Tetap) untuk Pemilihan Umum Calon Anggota DPRD Kota Semarang. Selanjutnya, Cinta menanyakan apakah KPU menerima masukan dan kritikan dari pihak lain. Menanggapi hal tersebut, Nanda menjelaskan bahwa KPU adalah lembaga yang terbuka. Bahkan KPU mengharapkan masukan dan tanggapan atas pelaksanaan tugas yang dilaksanakan. Meski demikian, Nanda mengatakan bahwa penyampaian informasi tersebut harus berdasar keterangan yang valid dan benar. "Tentu ya, kami mengutamakan akuntabilitas dan transparansi, boleh saja, tapi tidak boleh bohong. Kami terbuka untuk masukan dan kritikan dri masyarakat," kata Nanda.  Mengenai informasi calon anggota DPRD Kota Semarang, Nanda mengatakan bahwa publik bisa mencari dan melihat informasi pencalonan melalui infopemilu.kpu.go.id. Langkah selanjutnya, Nanda menjelaskan, pasca penetapan DCT, kampanye akan dimulai pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024. Nanda meminta pendengar RRI Pro 2 FM untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan menjadi pemilih yang cerdas pada saat tahapan kampanye Pemilu 2024.  "Bijaklah saat berinteraksi di media sosial, dan jadi pemilih yang cerdas, jangan sampai termakan berita yang tidak jelas sumbernya dan kurang valid.  Kita yakin dan percaya suara kita ikut andil untuk menentukan masa depan bangsa ini," kata Nanda. (if/ed. Foto: if/KPU Kota Semarang)

Rakernis Keuangan KPU Kota Semarang Periode Oktober 2023

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Keuangan, Umum dan Logistik Bulan Oktober 2023 yang diikuti oleh Ketua, Sekretaris, Staf Teknis Keuangan PPK se-Kota Semarang, Jumat (20/10). Acara dibuka oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) yang menyampaikan bahwa mundurnya kegiatan rakernis keuangan disebabkan karena adanya kendala pada penganggaran badan adhoc karena adanya revisi anggaran di tingkat KPU RI "Mohon maaf atas keterlambatan dana operasional Badan Adhoc, hal ini terjadi tidak hanya di Kota Semarang saja, ada beberapa kabupaten/kota yang dana operasionalnya belum dapat disalurkan ke badan adhoc di tingkat bawah.  Selama acara berlangsung, materi terkait Evaluasi Pengelolaan Anggaran Badan Adhoc disampaikan oleh Sekretaris KPU Kota Semarang Tobirin, yang membahas terkait pertanggungjawaban penggunaan dana tahapan Pemilu, keterlambatan penyampaian bukti pertanggungjawaban dan mekanisme penyaluran dana pemilu pada badan adhoc di dalam negeri.  Tobirin juga menegaskan kepada PPK untuk mengupdate aplikasi Sitab. Aplikasi ini bertujuan untuk memonitor penggunaan dan pengelolaan keuangan serta pelaporan pertanggungjawaban penggunaan anggaran penyelenggara adhoc.  Selanjutnya Kasubag Keuangan Umum Logistik, Weny Diah Astuti menghimbau kepada seluruh badan adhoc untuk selalu mengupdate informasi terkait logistik dan kesiapan gudang. (wny/ed. Foto: aff/KPU Kota Semarang)

Dialog Kebangsaan: Sukses Pemilu 2024 Menuju Indonesia Maju

Surakarta, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri acara dialog kebangsaan Sukses Pemilu 2024 Menuju Indonesia Maju yang digelar oleh Kemenko Polhukam Republik Indonesia, Selasa (17/10). Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda) tersebut berlangsung di Hotel Alila, Kota Surakarta. Hadir pula Deputi Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenko Polhukam, Janedjri M. Gaffar, Pj. Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Nana Sudjana dan jajaran Forkopimda Jateng, KPU, Bawaslu, serta Kesbangpol se-Jateng. Dalam paparannya, Janedjri M. Gaffar menyampaikan bahwa sistem Pemilu mengacu pada prinsip kedaulatan rakyat yang instrumennya sudah diatur pada pasal 22 E UUD 1945. "Kita sudah melaksanakan 10 kali Pemilu dengan segala dinamikanya. Pemilu 2024 merupakan pelaksanaan yang ke 11. Pemilu dilaksanakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPD, Anggota DPR, Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota," kata Gaffar. Pemilu 2024, tambah Gaffar juga akan memilih kepala daerah secara langsung yang diselenggarakan oleh lembaga yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri. "Dan untuk tahun 2024 juga dilaksanakan pemilihan kepala daerah. Pemilu dan Pemilihan dilaksanakan oleh penyelenggara Pemilu sebagai lembaga yang bersifat nasional, tetap dan mandiri," ujarnya. Sementara itu, Menko Polhukam Indonesia, Mahfud MD dalam sambutannya secara daring menyampaikan salah aspek suksesnya Pemilu adalah meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai pemilih dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024. Selanjutnya dalam sesi dialog menghadirkan narasumber dari  Anggota Bawaslu RI, Puadi.  Ia menyampaikan Pemilu 2024 mendatang merupakan kegiatan dengan kompleksitas dan kerawanan yang cukup tinggi, sehingga perlu adanya konsolidasi bersama stakeholder.  Turut hadir pula narasumber dari kalangan aktivis, yakni Anggota Dewan Pembina Perludem, Titi Anggraini.  Titi menyampaikan bahwa hasil Pemilu diharapkan mampu berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan yang lebih berkualitas, sehingga mampu menjembatani aspirasi masyarakat, dan kepentingan publik lainnya. (afa/ed. Foto: afa/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Pelatihan Peningkatan Kompetensi Anggota Polwan Polrestabes Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hadiri kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Anggota Polwan Polrestabes Semarang, Selasa (17/10). Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Anggota KPU Kota Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Suyanto. Dalam paparannya, Suyanto menjelaskan bahwa tahapan Pemilu 2024 yang sedang berlangsung adalah verifikasi administrasi dokumen hasil pencermatan rancangan Daftar Calon Tetap (DCT) dan akan berlangsung tahapan pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 19 sampai dengan 25 Oktober 2023. "Sekarang KPU masih melaksanakan tahapan verifikasi administrasi rancangan DCT dan mulai 19 sampai dengan 25 Oktober 2023 akan berlangsung tahapan pendaftaran bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden," jelas Suyanto.  Pada Pemilu 2024 mendatang, Suyanto menjelaskan bahwa masyarakat yang telah memiliki hak pilih akan menerima lima jenis surat suara yang berbeda. "Pemilu 2024 nanti akan mencoblos 5 jenis surat suara, yaitu surat suara untuk pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota," papar Suyanto. Pada kesempatan tersebut Suyanto juga menerangkan bahwa TNI/Polri tidak diperbolehkan menggunakan hak memilih atau dipilih dalam Pemilu selama yang bersangkutan masih anggota aktif. "Anggota TNI/Polri tidak memiliki hak pilih dalam Pemilu, tetapi jika nanti sudah pensiun akan mendapatkan hak pilihnya lagi," jelas Suyanto. (ana/ed. Foto: ana/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri Sosialisasi P5 Suara Demokrasi SMK Negeri 5

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang digelar oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Kota Semarang dengan tema Suara Demokrasi, Selasa (17/10). Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa dan siswi Kelas XI tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang Novi Maria Ulfah. Dalam paparannya, Novi menjelaskan bahwa Pemilu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih calon pemimpin di suatu negara yang menerapkan sistem demokrasi. "Pemilihan umum yang selanjutnya disebut pemilu adalah sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR, DPD, presiden dan wakil presiden, dan untuk memilih anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota," kata Novi. Dalam melaksanakan Pemilu, Novi mengatakan bahwa proses tersebut harus dilaksanakan berdasarkan prinsip luber, jurdil. "Nah ini dilaksanakan berdasar prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil atau luber jurdil berdasarkan Pancasila dan UUD RI Tahun 1945," lanjut Novi. Novi juga berpesan kepada siswa-siswi SMK N 5 Semarang yang akan melaksanakan Pemilos untuk mengenali masing-masing calon ketua Osis. "Kenali siapa calon ketua Osisnya, jangan sampai perbedaan pilihan dalam pemilihan nantinya akan mengakibatkan perpecahan diantara kalian. Siswa yang terpilih menjadi Ketua OSIS nanti ya jangan sombong, begitupun yang tidak terpilih, janganlah berkecil hati," pesan Novi. (awh/ed. Foto: awh/KPU Kota Semarang)

Pelantikan Pejabat Struktural di Lingkungan KPU RI dan KPU Kota Semarang

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id- Melalui media dalam jaringan (daring), Inspektur Utama Sekretariat Jenderal (Setjen) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Nanang Priyatna melantik tiga pejabat struktural untuk mengisi jabatan struktural di KPU RI dan KPU Kota Semarang, Senin (16/10). Ketiga pejabat struktural tersebut adalah Hari Soesilo (Sekretaris KPU Kota Semarang) yang mengisi jabatan Kepala Bagian Pengamanan Dalam (Pamdal) Setjen KPU RI, Tobirin (Kasubbag TPPH Sekretariat KPU Kota Semarang) yang mengisi jabatan Sekretaris KPU Kota Semarang, serta Yohannes Baptista Chrismayoga (Staf Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah) yang mengisi jabatan sebagai Kasubbag TPPH Sekretariat KPU Kota Semarang. Pelantikan yang berlangsung pada pukul 19.00 WIB tersebut dilaksanakan di ruang rapat lantai 2 Kantor KPU Provinsi Jawa Tengah. Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Tengah, Rudinal, Kabag HSDM Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, Kiki Rizka Ningsih, dan Kabag Rendatin Sekretariat KPU Provinsi Jawa Tengah, Sabbikisma Setya. (teks/rap/ed. Foto: e1/KPU Kota Semarang)