Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menghadiri acara Group Discussion Competition dengan tema Pemilu 2024 dari sudut pandang Generasi Z, Rabu (11/10). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Candi Indah Semarang tersebut, dihadiri oleh Anggota KPU Kota Semarang Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Novi Maria Ulfah. Kegiatan yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang tersebut bertujuan memberikan wawasan untuk generasi muda tentang Pemilu yang adil, jujur dan bermartabat, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dan menampung aspirasi dari kelompok pemilih terbanyak (generasi Z). Kepala Kesbangpol Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono mengatakan dari jumlah DPT yang sudah ditetapkan oleh KPU Kota Semarang, separuh lebih pemilih adalah generasi Z dan milenial. Ia berpendapat jumlah tersebut memiliki pengaruh besar sebagai penentu suksesnya Pemilu 2024. Karena hal tersebutlah Kesbangpol Kota Semarang mengajak Gen-Z dari empat Universitas di Kota Semarang untuk saling berdiskusi di Group Discussion Competition (GDC). "Menurut data dari KPU 56% data pemilih adalah dari generasi Z dan milenial itu artinya banyak pemilih-pemilih pemula. Sudah saatnya kita ikut berkontribusi dalam menentukan arah perkembangan negara kita ini melalui mekanisme demokrasi yaitu pemilihan umum," kata Sapto. Dalam pembukaannya, Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerangkan bahwa gagasan dan buah pikir dari Gen-Z perlu didengarkan, karena nantinya mereka akan menjadi generasi penerus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa ini. "Ini adalah contoh bagaimana bisa memfasilitasi dari Gen-Z. Acara-acara ini pasti akan berlanjut, tetapi disesuaikan lagi dengan tema-temanya," ujarnya. Kompetisi ini diikuti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), dan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dalam bentuk tim beranggotakan 5 mahasiswa. (ina/ed. Foto: ina/KPU Kota Semarang)