Reformasi Birokrasi Menuju Birokrasi Berkelas Dunia
Reformasi Birokrasi Menuju Birokrasi Berkelas Dunia Tantangan reformasi birokrasi menjadi diskusi KPU Republik Indonesia, KPU Provinsi dan Kabupaten Kota Se Indonesia bersama jajaran sekretariat KPU se Indonesia pada acara Sosialisasi Reformasi Birokrasi Komisi Pemilihan Umum Tahun 2022 Selasa (2/8). Acara dibuka oleh Ilham Saputra (ketua KPU RI). Pada sambutannya mengatakan bahwa komisioner KPU bisa menjadi contoh reformasi birokrasi yang baik pada jajaran KPU sesuai dengan ketentuan. Ilham Saputra kala itu memberikan masukan kepada tim reformasi birokrasi di KPU agar bisa mensinkronkan antara reformasi birokrasi dengan tahapan pemilu. “Bagaimana reformasi dioperasikan dan bagaimana berkorelasi dengan kesuksesan pemilu tahun 2024 yang akan datang. Karena setiap masa punya tantangan masing-masing, bagaimana membuat analisa SWAT di lembaga masing-masing” katanya. Selanjutnya Ilham meminta jajaran KPU dari sekarang bisa membuat anailis swat, terkait logistik, pencalonan dan sebagainya, bagaimana reformasi birokrasi berkaitan erat dengan kesuksesan dan kualitas tahapan pemilu. “Reformasi birokrasi bisa meningkatkan kualitas pelaksanaan tahapan. Mari kita dorong bahwa reformasi birokrasi bisa mencapai nilai yang baik dan bisa meningkatkan kualitas demokrasi pada pelaksanaan pemilu tahun 2024” Pemaparan sosialisasi reformasi birokrasi sesuai peraturan presiden nomor 81 tahun 2010 tentang reformasi birokrasi tahun 2010 sampai tahun 2025. Menjadi narasumber adalah Ummu Nur Hanifah. Memaparkan bagaimana pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia dan setiap lembaga pemerintahan harus melaksanakan sesuai peraturan presiden nomor 81 tahun 2010. Melalui reformasi birokrasi pemerintah mengakselerasi percepatan dalam reformasi birokrasi. Penajaman route maps pelaksanaan reformasi birokrasi pada tahun 2024 untuk pelaksanaan perubahan dari government 1.0 ke 4.0. Ummu Nur Hanifah menyampaikan bahwa Pan rb membuat sistem percepatan pelaksanaan reformasi demokrasi. Kebijakan menpan antara lain disusun talent manajemen dimana sistem karier terbuka, manajemen talenta, dimana ASN bisa berkarir dimanapun sesuai kompetensi dan kebutuhan. Penyesuaian tata kerja, meklanisme kerja baru setelah dipangkas menjadi jabatan fungsional yang lebih fair dan akuntabel. “Kedepan dalam reformasi demokrasi kita akan memiliki model kerja yang lebih efisien, capacity building yang terkait dengan IT, super application (single digital government platform). Maka untuk mendukung program itu semua harus saling mendukung, pimpinan menguatkan leadhership pimpinan dalam pelaksanaan program reformasi birokrasi dan menularkan semangat dan visi yang sama sehingga terwujud rasa memiliki dalam organisasi. Implementasi sampai unit kerja, pemilihan program yang mencapai sasaran reformasi birokrasi” tegas Ummu Suryadi Kepala Biro Kepala Biro Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU mengatakan bahwa tahapan pemilu 2024 dimulai bulan Juni 2022. KPU dengan beban kerja yang luar biasa dalam pelaksanaan tahapan, maka penyederhanaan birokrasi belum memungkinkan untuk dilakukan . Suryadi menyampaikan kepada Ummu Hanifah, bahwa evaluasi untuk penyederhanaan birokrasi bisa dilakukan selepas tahun 2024. “Penyederhanaan struktural akan bisa berisiko menghambat pelaksanaan tahapan maka kami mengharap pan rb bisa melakukan kebijakan lain” katanya. (didin)