Berita Terkini

Bercerita Lewat Tulisan

Bercerita Lewat Tulisan Tema yang dibawakan oleh Antony Lee (Jurnalis Kompas) pada  hari kedua  Rakornas PPID dan Workshop Kehumasan Komisi Pemilihan Umum RI pada hari Kamis (28 /10). KPU Kota Semarang mengikuti rakornas yang berlangsung secara hybrid  melalui zoom meeting dan live streaming youtube KPU RI. Hadir mengikuti acara secara langsung Anggota KPU RI Arif Budiman, I Kade Dewa Raka Sandi, dan Pramono Ubaid. Rakornas diikuti oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota Seluruh Indonesia. Sesi pertama dipandu oleh Aditya Cesar, dilaksanakan dalam dua sesi dan dua narasumber. Berlangsung hingga jam 12.00. Sesi pertama menghadirkan Antony Lee yang menjelaskan tentang  Penulisan Berita Jurnalistik Kelembagaan dan Kepemiluan.  Beberapa hal yang disampaikan antara lain bagaimana humas bercerita lewat tulisan. Teknis penulisan dan membuat materi berita yang menumbuhkan minat orang untuk membaca.  “Saat menulis berita gunakan sekitar 20-23 kata dalam satu kalimat, sebaiknya singkat, dan sederhana untuk memudahkan orang memahami” Bagaimana membuat tema tulisan aktual, tren, mengikuti keseharian, minat khusus, dan humanis. Yang menarik dari KPU mengenai data, manusia, proses,  regulasi dan organisasi.  Menulis berita harus menghindari kata-kata yang bertumpuk.  Sesi diskusi, Antony Lee mengemukakan bagaimana KPU menyajikan data sebagai modal penyajian informasi yang menarik.  “ Yang membuat menarik adalah data base KPU, menunjuk pada pemilu yang informatif. PPID sebelum menayangkan informasi , musti berpikir informasi apa yang sekiranya masyarakat  butuhkan, tidak perlu menunggu untuk diminta” jelas Antony Lee. I Kade Dewa Raka Sandi (Anggota KPU) menyampaikan bahwa pada prinsipnya, Inovasi dalam karya jurnalistik itu penting.  “Tulisan dan data yang dirilis KPU harus bisa dipercaya dan dipertanggung jawabkan. Karena kita terikat kepada undang-undang juga terikat kepada kode etik penyelenggara” katanya. Pramono Ubaid menyampaikan  bahwa ketika menulis berita tentukan tujuan penulisan, kemudian menyajikan informasi yang lebih dari sekedar apa, siapa dan kapan, tapi dijelaskan bagaimana. “Apa-apa yang KPU kerjakan bisa terinformasi kepada publik dan masyarakat mendapat informasi dan pengetahuan baru dari apa yang dilakukan oleh KPU” jelasnya. Point penting lain disampaikan oleh I Kade Dewa Raka Sandi adalah humas KPU bisa berdiskusi melalui grup whatsapp, dan humas perlu belajar bagaimana undang-undang pers, konteks pemberitaan, norma penulisan, hak jawab dan belajar norma kelembagaan. “Humas harus kreatif dalam memberikan informasi layanan kepada publik.  (Didin)

Launching Sidinterin Berbasis Android KPU Kota Semarang

Launching Sidinterin Berbasis Android KPU Kota Semarang Heri Sutarko (Sekretaris  KPU Kota Semarang) melakukan Launching Pemakaian Aplikasi Sidinterin (Sistem Kehadiran Terintegrasi) berbasis android untuk KPU Kota Semarang pada hari Kamis (28/10). Launching dilaksanakan di Merbabu Hall Villa Panorama Pondok Kopi Kabupaten Semarang. Hadir kala itu, Ketua dan Anggota KPU Kota Semarang, seluruh staf sekretariat KPU Kota Semarang dan Perwakilan dari Badan Kesbangpol Kota Semarang. Heri Sutarko mengatakan bahwa ide awal pemakaian aplikasi  sistem kehadiran sidinterin ini, berawal dari sistem kerja yang dilaksanakan selama pandemi covid 19. “Aplikasi sidinterin memudahkan dalam absensi dan memantau aktivitas serta kinerja pegawai KPU Kota Semarang selama pandemi covid 19. Mengingat pembagian kerja selama pandemi ada pegawai yang harus Work From Home (WFH) dan sebagian lagi Work From Office (WFO)” jelas Heri. Aplikasi absensi sidinterin berisi fitur kehadiran pagi, siang, dan pulang, target kerja, dan pencapaian. Setiap Pegawai wajib melakukan absensi pagi jam 07.30, absen siang dan absen pulang. Absensi terkoneksikan dengan aplikasi GPS sehingga keberadaan pegawai bisa diketahui. Sidinterin merupakan suatu pendekatan dan terobosan bagi instansi-instansi dalam rangka meningkatkan kedisiplinan. Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang) mendukung penuh pemakaian aplikasi sidinterin. “Semoga dengan pemakaian aplikasi ini, kinerja dan  efektifitas kerja KPU Kota Semarang semakin baik, meski masih perlu perbaikan-perbaikan” pungkas Nanda Gultom. (didin)

Rapat Kerja Pembahasan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah Nonpemilihan KPU Kota Semarang Tahun 2021

Rapat Kerja Pembahasan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah Nonpemilihan KPU Kota Semarang Tahun 2021 KPU Kota Semarang melaksanakan rapat kerja Pembahasan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Dana Hibah Nonpemilihan KPU Kota Semarang Tahun 2021. Raker dilaksanakan di Vila Panorama Komplek Umbul Sidomukti Kabupaten Semarang. Acara dibuka oleh Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom. Hadir kala itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah (Yulianto Sudrajat), Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Semarang dan Perwakilan dari Badan Kesbangpol Kota Semarang. Rapat kerja dipandu oleh Heri Sutarko (Sekretaris KPU Kota Semarang) dan Narasumber Yulianto Sudrajat. “Semoga bisa berlangsung dengan baik dan bisa dimaksimalkan dengan baik, sehingga performa kelembagaan KPU Kota Semarang semakin baik” kata Yulianto. Menurut Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, "KPU Kota Semarang adalah wajah Jawa Tengah, harus memiliki aspek perencanaan dan performa kinerja lebih baik." Materi yang disampaikan Yulianto Sudrajat berjudul Pengelolaan Kelembagaan Menuju Tatakelola Internal yang Prima. Banyak menyoroti bagaimana membentuk tata kelembagaan dan komunikasi kerja yang baik antara sekretariat dengan komisioner, antara KPU Kabupaten Kota dengan KPU Provinsi, demi meningkatkan performa KPU Kota Semarang menghadapi tahapan pemilu serentak 2024. (didin)

Pentingnya Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. 

Pentingnya Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.  KPU Kota Semarang mengikuti acara rabu ingin tau episode 27 dengan tema Mengenal Perpres Nomor 12 Tahun 2021 ( Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018) tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah pada hari rabu (27/10). Agenda yang berlangsung secara daring dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris, Kabag dan Pejabat Struktural KPU Provinsi Jawa Tengah. Turut hadir pula, komisioner KPU Kabupaten/Kota SeJawa tengah, Sekretaris, Kasubag dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten/Kota SeJawa Tengah. Taufiqurrahman (Anggota KPU) memberikan sambutan  mewakili Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah.  Ia menyampaikan: “Maksud acara pada pagi hari ini adalah memberikan pengenalan kepada kita tentang proses pengadaan barang dan jasa. Selanjutnya, untuk mempelajari ketentuan dan aturan supaya tidak menyimpang dari perpres nomor 12 tahun 2021” Taufiqurrahman  mengatakan bahwa, “ Tujuan internal adalah adanya saling pengertian antara komisioner dengan sekretaris,  regulasi,  ketentuan tentang masa sanggah,  tentang proses serta tentang pajak,”  Acara dipandu oleh Eko Supriyono ( Kasubag Umum KPU Provinsi Jawa Tengah). Narasumber yang menjadi pembicara kali ini, yaitu R Suryanto (Kabag KUL KPU Provinsi Jawa Tengah). Ia menyampaikan Peraturan Presiden nomor 12 tahun 2021 tentang pengadaan barang dan jasa.  Pengertian PBJP, Ruang lingkup PBJ, Bagaimana cara pengadaan, prinsip PBJ, Etika Pengadaan dalam PBJ, Perencanaan, Persiapan dan Pelaksanaan. Beberapa penanya dalam diskusi ini, antara lain Sujadi (Sekretaris KPU Kabupaten Tegal),  Henry Casandra Gultom (Ketua KPU Kota Semarang), dan  Achmad Zakki (sekretaris KPU Demak)  Pada akhir acara, Suryanto menyampaikan bahwa starting pengadaan itu ada pada pleno komisioner. Jadi Intruksi hasil pleno sangat diperlukan dalam pengadaan. Ia berharap supaya BA Pleno menjadi pedoman pengadaan barang dan Jasa.  “Proses pengadaan tidaklah sederhana, tapi ada tahapan-tahapan yang sama sekali  tidak boleh dilanggar, melanggar prosedur akan dianggap gagal dalam dunia pengadaan. Maka harus ada komunikasi atau diskusi pengadaan antar satker sehingga ketika ada masalah bisa dikoordinasikan” pungkasnya. (Didin/NMU)

Pengembangan Pelayanan Informasi Menuju Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024

Pengembangan Pelayanan Informasi Menuju Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 KPU Kota Semarang mengikuti Rapat Koordinasi Nasional PPID KPU dan Workshop Kehumasan Tahun 2021. Agenda dilaksanakan melalui Zoom dan siaran langsung di Chanel Youtube KPU RI, pada hari rabu (27/10). Acara Rakornas berlangsung dan disiarkan dari Hotel Sentul Bogor Jawa Barat. Hadir Plh Ketua  KPU RI Ketua KPU RI, Anggota KPU RI, Sekjen KPU RI, Deputi Bidang Dukungan Teknis Sekjen KPU RI, Deputi Bidang Dukungan Administrasi, Kepala Biro Teknis  Penyelenggaraan Pemilu, Kepala Biro Fakultas Hukum dan Penyeleseaian Sengketa, Kepala Biro Perencanaan,  Ketua dan Anggota KPU Provinsi dan Kabupaten Kota Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi masyarakat, Sekretaris KPU Provinsi dan Kabupaten Kota. Cahyo Aryawan (Kepala Biro Partisipasi dan Hubungan Masyarakat) pada laporannya menyampaikan bahwa tujuan rakornas PPID dan workshop PPID adalah demi keterbukaan informasi publik yaitu meningkatkan pengelolaan dan layanan informasi publik kepada masyarakat yang transparan, efektif dan efisien.   Menurutnya, penyampaian informasi kepada masyarakat tidak lagi dengan cara konvensional tetapi lebih menggunakan media alternatif  yaitu media sosial dan media digital.  “Rapat PPID dan Workshop kehumasan  ini adalah upaya peningkatan dan penguatan SDM kehumasan, penguatan PPID dan penguatan kompetensi personal kehumasan” kata Cahyo. KPU mempersiapkan pelayanan publik yang berimbang menjelang pemilihan umum serentak 2024, menyamakan persepsi mengenai tugas, fungsi serta tanggung jawab palaksana kehumasan di Komisi Pemilihan Umum. I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi Plh Ketua KPU RI pada sambutannya menyampaikan bahwa  KPU menyadari bahwa keberadaan unit kehumasan memiliki peran yang sangat penting dan strategis,  bukan hanya untuk meningkatkan citra lembaga dan meraih kepercayaan publik dan juga untuk meningkatkan kinerja dan tugas kedinasan sebagai garda terdepan  sekaligus etalase lembaga. “KPU selain mempersiapkan penyelenggaraan tahapan  sekaligus menyiapkan antisipasi  terhadap isu-isu politik dan isu demokrasi yang beredar,  diharapkan kita memilkiki informasi, konten dan SDM yang mampu memberikan informasi akurat dan akuntabel kepada masyarakat” jelas I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Arif Budiman (Anggota KPU RI) menyampaikan harapan semua peserta bisa mengikuti dengan serius karena kedepan peran humas semakin strategis. Kecepatan munculnya informasi di banyak tempat, maka peran humas sangat strategis ketika harus menyiapkan, mengolah bahan informasi sehingga semua hal yang dilakukan KPU bisa tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. KPU provinsi dan KPU Kabupaten Kota menyiapkan orang-orang yang ahli dan menyampaikan informasi bukan hanya prosedural,  tapi kebenaran itu tersampaikan secara substansial. Mohon nanti masing-masing KPU provinsi  dan KPU Kabupaten /Kota betul betul menyiapkan ahli tentang kehumasan,  mereka akan  sering berkoordinasi, bersinggungan dengan humas-humas dari stakeholder yang berkecimpung dalam dunia kepemiluan. Sesi diskusi di hari pertama menghadirkan narasumber I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi yang kala itu menyampaikan materi Urgensi Aksesibilitas Pelayanan Informasi. Sesi kedua,  Narasumber  yaitu Ketua Komisi Informasi Publik,  Gede Narayana, Membahas terkait dengan garis besar peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2021 tentang standar pelayanan informasi publik.  Sedang sesi ketiga yaitu Noudy Valdryno dari facebook Indonesia. (didin/ NMU)

Peringatan Sumpah Pemuda 2021: Momentum Siapkan SDM Tangguh

Peringatan Sumpah Pemuda 2021: Momentum Siapkan SDM Tangguh KPU Kota Semarang mengikuti webinar Peringatan Sumpah Pemuda ke-93 yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Karanganyar pada hari Rabu (27/10).  Tema peringatan sumpah Pemuda 2021 adalah momentum siapkan sumber daya manusia tangguh.  Webinar tersebut bertujuan menjaga dan mengobarkan semangat sumpah pemuda,  bagi pemuda Indonesia pada umumnya dan pemuda di Karanganyar yang diwakili oleh siswa-siswi SMA SMK dan MA di Karanganyar. Kegiatan yang menghadirkan Arif Budiman (Anggota KPU RI) sekaligus merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas sukses penyelenggaraan pemilihan ketua OSIS (MILKOI) serentak tahun 2021 yang digelar pada tanggal 29 September 2021. Pembicara pertama adalah  Supriyanto MPd dari Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Materi yang disampaikan adalah Merdeka Belajar Menyiapkan SDM tangguh Menuju Satu Abad Indonesia. Pembicara kedua adalah Arif Budiman. Ia menyampaikan  beberapa catatan tentang peran kepemudaan yang dikaitkan dengan kepemiluan. Bagaimana kaitan pemilu dengan  generasi muda. Arif Budiman kepada peserta webinar memberikan motivasi kepada peserta seminar bahwa dia sudah aktif organisasi sejak SMP  sampai kemudian menjadi ketua KPU RI tahun 2017 -2021.  Secara singkat Arif Budiman menyampaikan tantangan pemuda dalam era sekarang adalah globalisasi, teknologi dan keberagaman. Terkait pemilu, Arif menyampaikan bagaimana belajar demokrasi dari sekolah. Arif Budiman menutup penyampaian materi dengan menyampaikan pesan kepada pemuda-pemudi Indonesia. Di antara pesannya adalah keharusan untuk kompetitif dan memiliki semangat bersaing, menguatkan budaya apresiasi atas karya-karya, mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, berkontribusi kepada bangsa dan negara sesuai kemampuan, minat dan bakat, serta jangan takut terjatuh jangan letih belajar, dan jangan lelah bermimpi. Selamat memperingati Sumpah Pemuda ke 93 Tahun 2021. (Didin/NMU)