Di tengah Guyuran Hujan, Habib Bidin Ajak Ribuan Warga Gunakan Hak Pilih & Menjaga Kerukunan pada Pilkada 2024
Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Ribuan Warga Kota Semarang dan sekitarnya tidak bergeming kendati hujan mengguyur Lapangan Sirkuit Mijen sejak sore sebelum kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Bersholawat: Bersama Sukseskan Pilkada 2024 yang menghadirkan Pengasuh Majelis Azzahir, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf (Habib Bidin) dimulai, Sabtu (2/11). Alih-alih mencari tempat berteduh, ribuan masyarakat tersebut justru memilih mengenakan jas hujan dan kembali duduk dengan tertib sembari menunggu kedatangan Habib Bidin. Bahkan puluhan warga sudah hadir sejak pukul 16.00 WIB demi mendapatkan tempat di depan panggung. Habib Habib Ali Zainal Abidin Assegaf yang datang bersama 20 anggota majelis Azzahir berpesan kepada seluruh warga yang memadati Lapangan Sirkuit Mijen untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2024, hari Rabu 27 November 2024 mendatang. Habib Bidin mengatakan, datang ke TPS untuk nyoblos merupakan bentuk kepedulian warga kepada pembangunan kota, provinsi dan negara Indonesia. Ia juga mengatakan, dengan datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya, yang bersangkutan sudah ikut berikhtiar untuk mendapatkan kepala daerah yang baik dan amanah. "Yang sudah miliki hak pilih nyoblos setuju nggih. Silahkan datang ke TPS, bismillah kita berniat datang ke TPS sebagai ikhtiar untuk memilih yang terbaik untuk Jateng dan Kota Semarang. Sareng-sareng kita peduli terhadap kota kita," tutur Habib Bidin. Ia mengajak masyarakat mengikuti tahapan pilkada untuk mengetahui visi, misi dan program yang ditawarkan oleh para calon kepala daerah, dan menghindari kampanye negatif agar tidak terlibat dalam penyebarluasan ujaran kebencian. "Coblos saja sing panjenengan sreg. Kalau ada yang tidak disuka dari programnya ya tidak apa-apa tapi jangan dijelek-jelekkan, jangan menghina pribadinya, jangan berbuat yang tidak baik. Meneng mawon, biarkan saja jangan ikut-ikutan bully-bullyan di media sosial," paparnya. Saling menyerang antar pendukung, lanjut Habib Bidin termasuk aktivitas yang tidak diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Oleh sebab itu ia mengajak Zahir Mania (simpatisan majelis Azzahir) untuk ikut menjaga ketertiban dan keamanan antar masyarakat selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung. "Bermain medsos yang baik, jangan ikut-ikutan yang saling membully, karena itu tidak diajarkan oleh junjungan kita. Jangan sampai karena terbawa suasana, sampai merugikan diri kita, keluarga, dan umat Nabi Muhammad," pesannya. Kalau kita merasa sebagai umat nabi, maka ikuti perintahnya orang yang paling baik diantara kamu adalah yang paling bisa memberi manfaat baik kepada lingkungan," lanjut Habib Bidin. Kegiatan sosialisasi dan doa bersama memohon kelancaran dan keamanan Pilkada 2024 di Kota Semarang tersebut dihadiri oleh Ketua, Anggota KPU, dan Sekretaris KPU, Forkopimda, Perwakilan Pemkot, PPK se-Kota Semarang, serta Forkopimcam Mijen. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)