Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Henry Casandra Gultom (Nanda) berharap anggota organisasi masyarakat (ormas) di Kota Semarang bisa berpartisipasi untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang damai, Sabtu (5/10). "Monggo saja bapak/ibu berpartisipasi dalam kegiatan pilkada, jangan lupa datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan baik. Nanti siapapun yang terpilih harus kita hormati bersama," kata Nanda. Pesan tersebut disampaikan Nanda saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Peran Strategis dan Komitmen Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menyukseskan Pilkada 2024 yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang. Nanda mengatakan, masyarakat dapat mengikuti kegiatan kampanye paslon untuk mengetahui visi misi dan program yang ditawarkan. Namun ia berpesan agar peserta kampanye bisa mengikuti kegiatan dengan tertib. "Bapak/ibu yang bukan ASN silahkan ikut kegiatan kampanye tetapi tidak saling mengintimidasi. Jadi sesuai dengan istilah jawa, tidak boleh menaikkan diri sendiri dengan cara merendahkan pihak lain," sambungnya. Mengenai kegiatan kampanye yang dilakukan oleh masing-masing paslon, Nanda menjelaskan bahwa pelaksanaan kampanye harus dilakukan dengan adil agar tiap paslon mendapatkan porsi yang sama untuk menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat. "Misalnya ada tim sukses mau kampanye di daerah bapak/ibu itu boleh, tetapi beri ruang, waktu dan kesempatan yang sama agar ada keberimbangan," kata Nanda. Pada kegiatan yang diikuti oleh ormas di Kota Semarang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB) tersebut Nanda juga meminta agar anggota ormas tidak mudah bereaksi atas informasi yang diterima lewat media sosial atau media elektronik lainnya. Pasalnya, di media sosial banyak beredar informasi yang sengaja diproduksi hanya untuk mendapatkan jumlah like dan komen dari para penggunanya ketimbang memberikan informasi yang mencerahkan. "Ketika ada berita apapun, yang berhubungan dengan politik, jangan langsung dibenarkan, cek dulu tema itu di mesin penelusuran untuk mengecek kebenarannya. Jangan buru-buru di share, cek dulu apakah benar, sabar dulu, tenang kemudian cek kebenarannya dulu, karena kebanyakan dari kita kalau dapat informasi miring pasti langsung marah, emosi, bereaksi," jelasnya. Kegiatan yang berlangsung di Mahima Hotel tersebut dihadiri pula oleh Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goretti, dan Akademisi Untag Semarang, Suyanto. Dalam pembukaan acara, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan, kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, khususnya di Kota Semarang Ia berharap melalui kegiatan tersebut para anggota ormas yang hadir bisa menyampaikan informasi yang didapatkan kepada keluarga, anggota ormas lainnya, dan warga di lingkungan sekitar agar muncul kepedulian dan partisipasi pada Pilkada 2024. Mengenai komitmen ormas naungan FKSB, pada kegiatan sosialisasi tersebut para anggota juga mengikrarkan deklarasi dan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Semarang yang aman, damai, adil dan menolak kecurangan pilkada seperti kampanye hitam dan politik uang. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)