Berita Terkini

KPU Kota Semarang Hadiri Konsolidasi Kesiapan Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Undangan Konsolidasi Kesiapan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (5/10). Konsolidasi yang berlangsung di Patra Hotel Semarang itu dihadiri oleh Ketua, Anggota KPU kabupaten/kota se-Jateng, Forkopimda, dinas/instansi terkait, organisasi masyarakat, serta lembaga pemantau pemilihan. Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, membuka acara dengan menekankan pentingnya partisipasi lembaga pemantau pemilihan. Handi menyampaikan pentingnya partisipasi lembaga pemilu serta berharap adanya helpdesk pendaftaran dan akreditasi pemantau pemilihan di tiap kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Diskusi panel yang menghadirkan beberapa narasumber, dari Kepala Badan Kesbangpol, Pangdam IV/Diponegoro, Polda, Kejati, dan dari Bawaslu Jawa Tengah.  Kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan pembahasan kesimpulan oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Hukum dan Pengawasan, Muslim Aisha.  Ia menekankan pentingnya evaluasi atas pekerjaan yang telah dilakukan dan mengingatkan jajaran KPU kabupaten/kota se-Jateng terkait 50 hari jelang pemungutan suara. "Ada 3 tahapan yang sedang dan akan berjalan, kampanye, logistik, pungut-hitung. Ada potensi ketidakpuasan dan bisa menciptakan konflik, isu profesionalisme dan tentu saja ancaman keberatan atau gugatan," kata Muslim. (rhd/ed. Foto: rhd/KPU Kota Semarang)

KPU Harapkan Partisipasi Ormas Dalam Sukseskan Pilkada 2024 yang Damai

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Divisi Hukum dan Pengawasan, Henry Casandra Gultom (Nanda) berharap anggota organisasi masyarakat (ormas) di Kota Semarang bisa berpartisipasi untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang damai, Sabtu (5/10). "Monggo saja bapak/ibu berpartisipasi dalam kegiatan pilkada, jangan lupa datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan baik. Nanti siapapun yang terpilih harus kita hormati bersama," kata Nanda. Pesan tersebut disampaikan Nanda saat dirinya menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Peran Strategis dan Komitmen Organisasi Kemasyarakatan Dalam Menyukseskan Pilkada 2024 yang digelar oleh Badan Kesbangpol Kota Semarang. Nanda mengatakan, masyarakat dapat mengikuti kegiatan kampanye paslon untuk mengetahui visi misi dan program yang ditawarkan. Namun ia berpesan agar peserta kampanye bisa mengikuti kegiatan dengan tertib. "Bapak/ibu yang bukan ASN silahkan ikut kegiatan kampanye tetapi tidak saling mengintimidasi. Jadi sesuai dengan istilah jawa, tidak boleh menaikkan diri sendiri dengan cara merendahkan pihak lain," sambungnya. Mengenai kegiatan kampanye yang dilakukan oleh masing-masing paslon, Nanda menjelaskan bahwa pelaksanaan kampanye harus dilakukan dengan adil agar tiap paslon mendapatkan porsi yang sama untuk menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat. "Misalnya ada tim sukses mau kampanye di daerah bapak/ibu itu boleh, tetapi beri ruang, waktu dan kesempatan yang sama agar ada keberimbangan," kata Nanda. Pada kegiatan yang diikuti oleh ormas di Kota Semarang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Semarang Bersatu (FKSB) tersebut Nanda juga meminta agar anggota ormas tidak mudah bereaksi atas informasi yang diterima lewat media sosial atau media elektronik lainnya. Pasalnya, di media sosial banyak beredar informasi yang sengaja diproduksi hanya untuk mendapatkan jumlah like dan komen dari para penggunanya ketimbang memberikan informasi yang mencerahkan.  "Ketika ada berita apapun, yang berhubungan dengan politik, jangan langsung dibenarkan, cek dulu tema itu di mesin penelusuran untuk mengecek kebenarannya. Jangan buru-buru di share, cek dulu apakah benar, sabar dulu, tenang kemudian cek kebenarannya dulu, karena kebanyakan dari kita kalau dapat informasi miring pasti langsung marah, emosi, bereaksi," jelasnya. Kegiatan yang berlangsung di Mahima Hotel tersebut dihadiri pula oleh Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goretti, dan Akademisi Untag Semarang, Suyanto. Dalam pembukaan acara, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan, kegiatan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, khususnya di Kota Semarang Ia berharap melalui kegiatan tersebut para anggota  ormas yang hadir bisa menyampaikan informasi yang didapatkan kepada keluarga, anggota ormas lainnya, dan warga di lingkungan sekitar agar muncul kepedulian dan partisipasi pada Pilkada 2024. Mengenai komitmen ormas naungan FKSB, pada kegiatan sosialisasi tersebut para anggota juga mengikrarkan deklarasi dan komitmen bersama untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 2024 di Kota Semarang yang aman, damai, adil dan menolak kecurangan pilkada seperti kampanye hitam dan politik uang. (rap/ed. Foto: rap/KPU Kota Semarang)

Menjelang Pemilos, KPU Edukasi Pelajat SMP Domenico Savio tentang Partisipasi Pemilih

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Dalam upaya memperkenalkan pentingnya partisipasi dalam demokrasi dan menyongsong Pemilihan OSIS (Pemilos), Anggota KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom (Nanda), berkesempatan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Pangudi Luhur Domenico Savio, Kamis (3/10). Acara yang dihadiri oleh siswa kelas VII berlangsung meriah di Aula SMP Domenico Savio. Nanda memulai sesi dengan menjelaskan peran KPU dalam menyelenggarakan pemilu di Indonesia, serta bagaimana prinsip-prinsip tersebut juga berlaku dalam konteks Pemilos di sekolah. Dalam penjelasannya, Nanda membahas pemilu dan pilkada dan pemilos, memberikan pemahaman kepada pelajar tentang apa, mengapa dan tujuan utama dari pemilu dalam menentukan masa depan bangsa. Ia menekankan pentingnya memahami tanggung jawab sebagai calon pemilih pemilos, serta bahwa setiap suara yang diberikan akan memengaruhi siapa pemimpin mereka di sekolah. Para siswa tampak antusias dan terlibat aktif selama sesi tanya jawab. Mereka berani memberikan pendapat dan menjawab pertanyaan narasumber.  Dengan pengetahuan yang diperoleh, para pelajar SMP Domenico Savio diharapkan siap untuk menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab saat pemilos berlangsung. (ana/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Terima Lebih Dari 7 Ribu Bilik Suara Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang menerima kelengkapan logistik Pilkada Tahun 2024 sebanyak 7.370 buah dari PT. Santoso Jawi Abadi, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (2/10). Logistik yang tiba pada pukul 08.00 WIB tersebut disaksikan oleh Polrestabes, Badan Kesbangpol, dan jurnalis yang tergabung dalam Forwakot Semarang. Ketua KPU Kota Semarang, Ahmad Zaini yang hadir memantau proses bongkar muat tersebut menjelaskan ribuan bilik suara yang datang pada hari itu belum memenuhi kebutuhan bilik untuk 2.358 TPS Pilkada 2024 untuk Kota Semarang. Ia mengatakan, bilik suara yang kurang akan diterima selambat-lambatnya pada 7 Oktober mendatang. "Hari ini baru tiba satu truk, tapi ini belum lengkap, karena penyedia bilik dan kotak suara di tempat yang sama, jadi nanti menyusul datangnya. Kebutuhan kita 9.432, jadi masih kurang 2.053, maksimal nanti diterima pada 7 Oktober," papar Zaini.   Logistik Pilkada 2024 yang sudah diterima KPU Kota Semarang per 2 Oktober 2024 yaitu tinta sejumlah 4.716 botol, segel plastik (cable ties) sejumlah 28.296 buah dan bilik suara sejumlah 7.370 buah. (ayu/ed. Foto: ayu/KPU Kota Semarang)

KPU Kota Semarang Hadiri FGD Evaluasi Pemilu 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang mengikuti Undangan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah, Minggu (29/9). FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024 menggundang Ketua dan Anggota KPU, Sekretaris dan Kasubag Rendatin KPU Kab/Kota. Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, menekankan pentingnya inovasi dan terobosan dalam penyusunan laporan evaluasi Pemilu 2024. Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat hadir dan memberikan arahan pada Kegiatan FGD Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilu Tahun 2024.  Yulianto menyampaikan bahwa evaluasi merupakan tugas KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota sebagaimana tertuang dalam UU Pemilu, yaitu melakukan evaluasi dan membuat laporan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu.  Tujuan evaluasi ini yaitu menerima rekomendasi untuk pemilu ke depan, serta dalam evaluasi ini, KPU melakukan 2 tahap evaluasi, yaitu melalui survei pengisian kuesioner dan FGD yang keduanya saling melengkapi. KPU RI menargetkan penyusunan hasil evaluasi pemilu ini bisa terselesaikan di tanggal 30 September 2024, karena itu KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota harus pandai-pandai membagi waktu dan SDM yang tersedia di sela-sela melaksanakan tahapan Pilkada 2024. (rhd/ed. Foto: rhd/KPU Kota Semarang)

KPU Harapkan Partisipasi Mahasiswa untuk Menyukseskan Pilkada 2024

Semarang, kota-semarang.kpu.go.id -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang melalui KPU Goes to Campus mengajak mahasiswa Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk berpartisipasi dalam menyukseskan gelaran Pilkada 2024, Jumat (27/9). Hal tersebut diucapkan oleh Anggota KPU Kota Semarang, Divisi Rendatin, M. A. Agung Nugroho saat menjadi narasumber pada kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiwa Fakultas Hukum (FH) Unwahas Semarang. Agung menjelaskan, partisipasi mahasiswa dalam menyukseskan pilkada dapat dilakukan dengan berbagai cara. Baik sebagai pemilih, maupun keterlibatan yang lebih aktif, yakni sebagai KPPS atau pengawas untuk memastikan pilkada berjalan luber dan jurdil "Kami berharap mahasiswa bisa aktif berkontribusi dalam menyukseskan pilkada, tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga berkontribusi langsung dengan menjadi petugas KPPS atau pemantau pilkada," ujar Agung. Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa FH Unwahas menunjukkan antusiasme tinggi, dengan banyak melontarkan pertanyaan kepada narasumber. Salah satu topik yang dibahas adalah isu money politic, di mana mahasiswa bertanya tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mencegah praktik tersebut dalam pilkada. Agung menjelaskan, KPU Goes to Campus yang diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda, khususnya di Kota Semarang. "Dengan diadakannya KPU Goes to Campus, kami berharap dapat meningkatkan jumlah partisipasi pemilih. Sehingga diharapkan semua mahasiswa dapat menggunakan hak pilihnya di pilkada serentak nanti," jelas Agung. Hal tersebut merupakan komitmen KPU Kota Semarang untuk terus memberikan edukasi dan informasi mengenai kepemiluan dan demokrasi bagi semua kalangan untuk menciptakan pemilu dan pilkada yang inklusif dan transparan. (sil/div/sim/ed. Foto: div/sim/KPU Kota Semarang)